BPS Aceh Gelar Workshop Ketahanan Pangan Nasional, Puluhan Jurnalis Ikut Ambil Bagian

Gananews.com ( Puluhan jurnalis dari berbagai media cetak, daring, dan elektronik di Aceh mengikuti workshop yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman insan pers terhadap isu strategis nasional, khususnya di sektor ketahanan pangan.

Workshop tersebut berlangsung dalam suasana interaktif dan penuh antusiasme. Para jurnalis tampak aktif mengikuti setiap sesi yang disampaikan oleh para narasumber dari berbagai lembaga terkait.

Kegiatan ini pada 10-02-2026 menghadirkan sejumlah narasumber kompeten yang berasal dari BPS, instansi pemerintah, serta praktisi di bidang pertanian dan pangan seperti Narasumber: Hendra Gunawan, SST, M.Si. dari BPS Provinsi Aceh , Safrizal, SP MPA dari Dinas Pertanian & Perkebunan Aceh serta T. Saiful Bahri, SP MP dari Fakultas Pertanian Universitas Si yah Kuala USK ,

Para narasumber memaparkan berbagai data, kebijakan, serta tantangan yang dihadapi Indonesia dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

Fokus utama pembahasan dalam workshop ini adalah ketahanan pangan nasional yang saat ini menjadi salah satu program prioritas pemerintah. Isu tersebut dinilai sangat penting untuk terus disosialisasikan kepada masyarakat melalui peran media.

Dalam pemaparannya, para narasumber banyak menyinggung sektor pertanian sebagai pilar utama ketahanan pangan. Pertanian padi dan jagung menjadi topik utama karena kedua komoditas tersebut merupakan bahan pangan pokok yang sangat dibutuhkan masyarakat.

Selain membahas produksi, workshop ini juga mengulas cara-cara bertani yang efektif dan berkelanjutan. Mulai dari pemilihan bibit unggul, pola tanam yang tepat, hingga pemanfaatan teknologi pertanian modern turut menjadi bahan diskusi.

Para jurnalis juga dibekali pemahaman mengenai data statistik pertanian yang dirilis oleh BPS. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pemberitaan media agar lebih akurat, berimbang, dan berbasis data.

Ketahanan pangan dinilai harus terus menjadi perhatian bersama, mengingat tantangan global seperti perubahan iklim, fluktuasi harga pangan, dan gangguan rantai pasok. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi ketersediaan pangan di tingkat nasional maupun daerah.

Dalam konteks Aceh, sektor pertanian memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Oleh karena itu, pemberitaan yang konstruktif dan edukatif sangat dibutuhkan untuk mendorong kesadaran masyarakat.

Melalui workshop ini, Agus Andria, SST., M.Si. D (Kepala BPS Provinsi Aceh) berharap jurnalis dapat menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang benar dan mendidik terkait isu pangan. Media diharapkan mampu menjembatani kebijakan pemerintah dengan pemahaman publik.

Para peserta workshop menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka menilai materi yang disampaikan sangat relevan dan bermanfaat untuk menunjang tugas jurnalistik di lapangan.

Workshop ini juga menjadi ajang silaturahmi dan diskusi antar jurnalis lintas media di Aceh. Pertukaran gagasan dan pengalaman turut memperkaya wawasan peserta dalam mengangkat isu ketahanan pangan.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan sinergi antara BPS, pemerintah, dan media semakin kuat. Ketahanan pangan nasional pun diharapkan dapat terus terjaga melalui informasi yang akurat dan peran aktif seluruh elemen masyarakat.(**)