Polemik Huntara dan Huntap di Bireuen Kata Bupati

Gananews.com ( Pasca banjir Lebih kurang tiga bulan , polemik Huntara dan Huntap di Kabupaten Bireuen sempat talik ulur, ada yang mau menerima Huntara dan yang mau menerima huntap langsung, hingga wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, S.E., atau akrab disapa Dek Fadh turun langsung dan menjadi penengah di saat acara tatap muka Forkopimda dan Para Kepala Desa ( Keuchik ) yang desa nya dilanda musibah banjir , acara tersebut berlangsung di balai desa Kecamatan Peusangan.Minggu (8/2/2026)

Acara tatap muka tersebut langsung di buka oleh Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, S.E.,( Dek Fadh )
Dan memberikan kesempatan kepada para Keuchik untuk menjelaskan mengenai Huntara dan Huntap , ditambah lagi Dek Fadh menerima laporan mengenai polemik di kabupaten Bireuen mengenai sampai sekarang ini mengenai Huntara dan Huntap masih gonjang ganjing

Maka dalam kesempatan tersebut dek fadh mempersilahkan para Keuchik di Bireuen untuk menyampaikan kejelasan atau keputusan yang sebenar nya mengenai Huntara atau Huntap untuk di desa nya yang di landa banjir .
Dan para Keuchik yang hadir dalam pertemuan tersebut sepakat untuk memilih Huntap.

Bupati Bireuen H.Mukhlis ST di hadapan wakil gubernur Aceh dan tamu undangan mengatakan sekarang wakil gubernur Aceh bisa mendengar sendiri keinginan Keuchik yang mewakili warganya masing masing lebih memilih Huntap dari pada Huntara apalagi ” Ureung Geutanyoe Pantang na Peng” ( artinya orang kita,pantang Ada uang ) lebih memilih DTH , makanya orang kita lebih memilih Huntap, dari pada Huntara, pungkasnya

Sedangkan Razali, Kepala Desa ( Keuchik) Kubu, mengatakan awal nya kami menolak Huntara bila di bangun diluar desa nya. Tetapi sekarang sudah ada Huntara yang di bangun langsung bantuan Non- Pemerintah di lahan masing masing warga ,Ucapnya

Tenaga Ahli Kepala BNPB, Brigjend TNI (Purn) Yan Namora, didepan wakil gubernur Aceh dan Bupati Bireuen dan para Keuchik mengatakan untuk membangun Huntap 100 Unit kami menunggu SK Bupati , lalu wakil gubernur Aceh langsung mempertanyakan ke Bupati Bireuen dan Bupati Bireuen menjawab , mengenai SK dalam proses dan membenarkan apa yang di sampaikan Tenaga Ahli Kepala BNPB, Brigjend TNI (Purn) Yan Namora,

Anggota DPRA Rusyidi Mukhtar, S.Sos ( Ceulangiek ) mengatakan untuk membangun Bireuen Anggota DPR RI, DPD RI ,DPRA dan DPR K Bireuen dan Bupati Bireuen seharus nya saling bersinergi, dan tidak saling menyudutkan agar pembangunan pasca Banjir untuk wilayah Kabupaten Bireuen bisa terealisasi dengan segera .

Dengan ada nya keputusan hari ini ,di harapkan tidak ada lagi saling menyudutkan , mari kita sama sama membangun Bireuen , pungkas nya .(**)

*