Gananews.com ( Puluhan perwakilan masyarakat Peudada kecewa karena H Mukilis Bupati Bireuen ingkari janji yang disampaikan pada 22 Desember 2025 disalah satu media
Ia menyampaikan jika alat berat segera diturunkan ke lokasi tumpukan kayu Pante Raya Timu, Gampong Ara Bungo, untuk membersihkan tumpukan kayu bekas banjir seluas lima hektar
Namun nyatanya saat mereka tiba dilokasi alat berat hanya membersihkan jalan dan endapan lumpur di pohon kelapa sawit, sedangkan tumpukan kayu hanya puluhan batang saja yang sudah dipisahkan, sementara yang lain masih utuh
Setelah melihat seluruh lokasi di areal hamparan sungai tersebut mereka mendesak Bupati Bireuen untuk segera menuntaskan seluruh tumpukan kayu, dikhawatirkan bila terjadi banjir dan longsor lagi seperti 26 November 2025, maka rumah warga akan hancur dan jembatan kembar jalan Medan – Banda Aceh akan tumbang.(**)






